Have an account?

Saturday, December 26

InsyaAllah,engkau akan sembuh...

Pada suatu ketika seorang lelaki datang menemui ulama bernama Sofyan. Selain arif dalam bidang agama.Sofyan juga bijak dalam bidang perubatan.

"Wahai Sofyan, aku menderita penyakit jauh daripada Allah. Tolonglah berikan aku ubat penyembuhnya,"rayu lelaki tersebut.

Balas Sofyan,"Wahai saudaraku, hendaklah kau mengambil beberapa biji buah keikhlasan, daun-daun kesabaran dan perahan kesabaran hati. Letakkan semuanya itu dalam wadah ketakwaan, lalu kau tuangkannya ke dalam cairan rasa takut, kemudian adunkan ia dengan api kesedihan.

"Setelah itu, kau saringlah ia dengan saringan kewaspadaan dan ambil ramuan itu dengan tangan kejujuran, lalu minumlah daripada gelas istighfar yang telah dicampurkan dengan air kesolehan. Sesudah itu jauhkanlah dirimu daripada rakus dan serakah, insya-Allah engkau akan sembuh dari penyakitmu itu."

Indahnya bahasa dan pengertian kata-kata ulama' diatas..

Moga menjadi iktibar dan pngamalan..

Tuesday, December 22

PESANAN BUAT WANITA

Allah s.w.t. berfirman yang bermaksud:

"Dan katakan kepada perempuan-perempuan yang beriman, supaya mereka menahan sebahagian penglihatan, memelihara kehormatannya dan tiada memperlihatkan perhiasannya (tubuhnya) selain dari yang nyata (mesti terbuka terdiri dari bahagian badannya yang sangat perlu dalam pekerjaan sehari-hari, seperti mukanya dan tapak tangan). Dan hendaklah mereka sampaikan kudungnya ke leher (tutup kepalanya sampai ke leher dan dadanya), dan tiada memperlihatkan perhiasannya (tubuhnya), kecuali kepada suaminya, bapanya, bapa suaminya, anak-anaknya, anak-anak suaminya, saudara-saudaranya,anak-anak saudara lelaki, anak-anak saudara perempuannya, sesama perempuan Islam, hamba sahaya kepunyaannya, laki-laki yang menjalankan kewajubannya tetapi tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan - umpanya pelayan-pelayan lelaki yang sudah tua dan tiada lagi mempunyai keinginan kepada perempuan) dan kanak-kanak yang belum mempunyai pengertian kepada aurat perempuan. Dan janganlah mereka pukulkan kakinya, supaya diketahui orang perhiasannya yang tersembunyi (misalannya melangkah dengan cara yang menyebabkan betisnya terbuka atau perhiasan seperti gelang/rantai kakinya nampak). Dan taubatlah kamu semuanya kepada Allah s.w.t, Hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung. (surah An-Nur ayat 31)

Allah s.w.t. berfirman yang bermaksud:

Belum sampaikah lagi masanya bagi orang-orang yang beriman untuk khusyuk (taat) hati mereka mematuhi peringatan dan pengajaran (suruhan dan larangan) Allah serta (taat) mematuhi kebenaran (Al-Quran) yang diturunkan (kepada mereka)? Dan janganlah pula mereka menjadi seperti orang-orang yang telah diberi kitab sebelum mereka (Yahudi dan Nasrani), setelah orang-orang itu melalui masa yang lanjut (jauh dari zaman nabi mereka) maka hati mereka menjadi keras (dari mengikuti perintah/ajaran nabi mereka) dan banyak di antaranya orang-orang fasik. (surah Al-Hadid ayat 16)


Bila ayat menutup aurat turun sahaja semua wanita ketika itu tidak kira dari golongan Ansar mahupun Muhajirin dengan segera menutup aurat masing-masing. Yang ada di pasar, yang ada di rumah, yang sedang dalam perjalanan capai apa sahaja untuk menutup aurat masing-masing dengan SEGERA dan bukannya NANTI DULU. Yang tidak mendapat apa-apa mereka segera memalingkan muka menghadap dinding supaya tiada lelaki terpandang wajah mereka. Itulah kekuatan iman yang ada pada wanita-wanita ketika itu.

Tetapi kini segala- galanya telah berubah makin jauh kita dari zaman Rasulullah s.a.w. makin kita jauh dari amalan agama.

Dalam ayat yang sama juga Allah s.w.t. menegur kita supaya tidak menjadi seperti ahli kitab sebelum kita (Yahudi dan Nasrani) di mana semakin mereka jauh dari zaman nabi mereka maka semakin kurang mengamalkan agama. Itulah keadaan kita ketika ini. Saudari-saudari seagama dengan kita bukan tidak tahu kewajiban menutup aurat, tetapi oleh kerana kelemahan iman serta sikap acuh tak acuh membuatkan mereka lalai.

Perkataan yang biasa kita dengar dari saudari-saudari kita ialah "belum sampai seruan". Seruan apa yang ditunggunya atau seruan dari siapa yang sedang mereka tunggu? Bukankah Allah s.w.t. telah seru untuk menutup aurat sejak 14 abad dahulu lagi. Tetapi kenapa masih tak tutup-tutup lagi?

Lihat lagi ayat di atas Allah s.w.t. berfirma "Katakan kepada orang-orang perempuan yang beriman" Allah s.w.t. dengan khusus gunakan perkataan "beriman" dan bukannya "wahai manusia" kerana segala perintah hanya boleh didukung oleh orang-orang yang beriman sahaja.
Dalam ayat kedua pun sama yang ditujukan ayat-ayat ini adalah kepada orang-orang yang beriman. Kita kata kami beriman dengan Allah s.w.t, Rasul-rasulNya dan, Kitab-kitabNya tetapi apa yang kita ucapkan dan buat adalah sungguh bertentangan. Allah s.w.t. telah menggariskan peraturan dan rasul telah mengajarkannya dan peraturan itu telah termaktub di dalam kalamNya.

Tetapi kenapa masih leka? Kimi bimbang kalau-kalau kamu dibungkus dengan kain putih sebelum kamu sempat menutup aurat.

Maka wahai saudari-saudari seagamaku (YANG BERIMAN), sebelum terlewat rebutlah peluang yang ada jangan tunggu esok amalkan sekarang juga. Bimbang "Esok tiada bagi mu". Gembirakanlah Allah s.w.t. dan rasulNya dengan mengikut perintah mereka supaya dikala kamu dirundung malang Allah s.w.t. dan rasulNya dapat menggembirakan kamu.

BIAR KAMU TIDAK CANTIK DI MATA PENDUDUK BUMI TETAPI NAMAMU MENJADI PERBUALAN PENDUDUK LANGIT.

Friday, December 18

Mengapa wanita mudah menangis?


Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.
"Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab aku wanita".
"Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan
memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."

Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu
menangis?, Ibu menangis tanpa sebab yang jelas". sang ayah
menjawab, "Semua wanita memang sering menangis tanpa alasan". Hanya
itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.


Sampai kemudian si anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap
bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Hingga pada suatu malam,
ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, "Ya Allah, mengapa wanita
mudah sekali menangis?"


Dalam mimpinya ia merasa seolah Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan
wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya,
agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga
bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi
yang sedang tertidur.


Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan
bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari
anaknya itu. Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap
bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.

Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau
letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai
semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. Walau acapkali
anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula
yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk
menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat
didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui
masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya
tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak
terkoyak.

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan
pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak
pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu
akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar
tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.

Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan
perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat
digunakan kapan pun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang
dimiliki wanita, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata
kehidupan".

" Akan Lahirlah Kehebatan Sebenar Wanita
Setelah Gugur Air Matanya Di Atas Sejadah Keinsafan "

Thursday, December 10

Tanda Cinta dgn ALLAH..

Tanda seseorang itu mencintai Allah ialah dia beriman kepada Allah, bertaqwa, berkorban untukNya dengan melakukan kebajikan, sabar, bertaubat,membantu kerja-kerja menegakkan agama melakukan ibadah yang fardhu dan rajin mengerjakan ibadah-ibadah sunat. Dia berkasih sayang dengan sesama manusia dan saling bersilaturrahim kerana Allah, dengan menjaga batas-batasnya, saling beri-memberi kerana Allah demi keredhaanNya. Tidak kerana yang lain.Allah melimpahkan kecintaanNya dan menempatkan orang-orang yang dicintaiNya itu pada kedudukan yang tinggi dan mulia di Akhirat.

Allah isytiharkan cintaNya di dalam Al-Quran kepada orang yang sungguh-sungguh beribadah berbuat kebaikan danberakhlak mulia.

Diantaranya Allah berfirman:

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang sabar." ( Surah: Ali Imran,Ayat:146.)
"Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan." ( Surah Ali-Imran,Ayat: 134 )
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri." ( Surah: Al-Baqarah. Ayat: 222 )


Nabi Muhammad S.A.W bersabda:

Ada 4 di pandang sebagai ibu ", iaitu :

1. Ibu dari segala UBAT adalah SEDIKIT MAKAN.
2. Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERBICARA.
3. Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA.
4. Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.

Berpesan-pesanlah kepada kebenaran dan kesabaran.

Wassalam..
Related Posts with Thumbnails